Radja Nainggolan Terancam Batal Tampil di Piala Dunia 2018

Musim bola piala dunia – Setelah beberapa waktu yang lalu Radja Nainggolan memutuskan untuk pensiun dari tim nasional Belgia, baru-baru ini keputusan tersebut berubah dan akhirnya dibatalkan. Pembatalan keputusan Naingolan ini berkaitan dengan keinginan dia untuk memperkuat timnas dan bermain untuk negaranya di Piala Dunia 2018.

Direktur AS Roma, Luis Monchi, memiliki peran cukup penting terkait pembatalan keputusan Radja Nainggolan untuk pensiun dari sepakbola internasional itu. Kabarnya, pemain berdarah Indonesia ini membatalkan keputusan untuk pensiun dari Timnas Belgia setelah berbicara dengan Monchi. Selain itu, besarnya peluang Belgia lolos ke Piala Dunia 2018 juga menjadi salah satu pertimbangan bagi Radja Nainggolan.

“Saya sedang memikirkan untuk mengucapkan perpisahan kepada timnas. Namun, saya kemudian berbicara dengan Monchi dan ia berkata jika saya harus kembali ke Piala Dunia dan membantu Belgia meraih prestasi yang lebih tinggi,” ujar Radja Nainggolan.

Sebelumnya, sempat dikabarkan jika Radja Nainggolan tidak mau membela timnas lagi lantaran ia adalah seorang perokok. Kabar tidak mengenakkan ini akhirnya dibantah sendiri oleh Radja Nainggolan sendiri, meskipun ia membenarkan jika dirinya adalah seorang perokok.

“Saya memang perokok dan juga peminum. Tapi bukan hal itu yang menyebabkan saya mundur dari timnas,” tambahnya.

Berselisih dengan Pelatih Roberto Martinez?

Namun keputusannya untuk membatalkan pensiun dari timnas tidak membuat Radja Nainggolan langsung dipanggil untuk memperkuat tim nasional Belgia. Pelatih Belgia, Roberto Martinez, tidak memanggil Nainggolan di dua laga lanjutan babak Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa di awal bulan September 2017 lalu. Banyak spekulasi yang beredar terkait dengan absennya Nainggolan di dua pertandingan tersebut, termasuk kabar tentang perselisihannya dengan sang juru latih Belgia, Roberto Martinez.

“Ia mengatakan jika saya tidak dipanggil karena telah kehilangan konsentrasi. Tapi, ia tidak mengatakannya kepada saya secara pribadi. Lalu, ia juga menambahkan jika keterlambatan selama 1 menit dalam pertemuan rutin tim menjadi salah satu alasannya,” kata Radja Nainggolan.

“Saya sangat menghormati atas apa yang ia putuskan. Saat ini ia harus bicara, bukan saya. Saya tidak pernah merasa melakukan kesalahan,” lanjut pemain berusia 29 tahun tersebut.

Timnas Belgia saat ini sudah memastikan diri untuk tampil di putaran final Piala Dunia 2018 yang akan digelar di Rusia. Belgia memuncaki klasemen Grup H di babak kualifikasi zona Eropa dengan raihan 22 poin dari delapan pertandingan yang telah mereka jalani selama ini. Jika melihat dari pencoretan namanya di dua laga tersebut, Radja Nainggolan merasa jika kesempatannya untuk tampil di Piala Dunia tahun depan memang semakin menipis.

“Risiko melewatkan ajang Piala Dunia merupakan sesuatu yang absurd. Saya selalu membayangkan jika hal yang sama dialami juga oleh pemain seperti Eden Hazard,” lanjut Radja Nainggolan.

Sebenarnya absen memperkuat tim nasional Belgia bukanlah sesuatu yang baru buat pemain AS Roma itu. Radja juga pernah sekali melewatkan tampil di ajang empat tahunan ini, yakni di tahun 2014 silam. Di Piala Dunia 2014 lalu yang diselenggarakan di Brasil, pemain keturunan Indonesia itu juga tidak dipanggil untuk memperkuat tim berjuluk Rode Duivels.

Jika nantinya Radja Nainggolan benar-benar tidak dipanggil memperkuat Belgia di Piala Dunia 2018, tentu saja hal ini menjadi kerugian yang cukup besar untuk Belgia. Pasalnya, performa Nainggolan saat ini sedang mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Selama memperkuat AS Roma, di musim 2016/17 lalu ia sukses mencetak 14 gol dan tujuh assist dari 53 pertandingan di semua kompetisi yang ia ikuti. Prestasinya ini juga yang menyebabkan ia di incar oleh beberapa klub elit Eropa.

Apalagi Nainggolan sedang berada di usia emasnya sebagai pemain sepakbola. Ia sudah semakin matang dan pengalamannya tentu dibutuhkan oleh rekan-rekannya di Timnas Belgia. Ditambah lagi dalam ajang besar terakhir yang diikuti Belgia, yakni Piala Eropa 2016, Nainggolan menunjukkan performa impresif dan peran yang cukup besar untuk mengantarkan timnya sampai ke babak perempat final.

Masih ada waktu bagi Radja Nainggolan untuk ‘berdamai’ dengan Roberto Martinez, sebelum gelaran Piala Dunia 2018 digelar. Tidak tertutup kemungkinan ia akan kembali dipanggil dan menjawab rasa penasarannya setelah absen di Piala Dunia edisi sebelumnya.