Calibet Barcelona fc – Sergio Busquets Burgos, lahir di Sabadel, Barcelona, pada 16 Juli 1988. Sebagai seorang Catalan, Busquets juga bermain untuk klub La Liga, Barcelona dan juga menjadi salah satu gelandang bertahan andalan di tim nasional Spanyol.

Walau demikian, Busquets tidak serta merta langsung masuk ke akademi La Masia, kepunyaan Barca. Ia terlebih dahulu bermain untuk klub sepakbola lokal, CD Badia del Valles dan beberapa klub lokal lainnya. Sebelum akhirnya merapat ke tim junior Barcelona pada tahun 2005. Bermain untuk tim Juvenil A, Busquets sukses mengemas tujuh gol dari 26 laga. Dua tahun kemudian, Buquets pun dipromosikan ke tim Barcelona B di bawah asuhan Pep Guardiola. Ia pun membantu tim tersebut promosi ke divisi ketiga sepakbola Spanyol. Di musim yang sama pula, ia membuat debutnya untuk tim utama, sebagai pemain pengganti dalam ajang Catalonia Cup.

Pada 13 September 2008, Busquets menjalani laga perdananya bersama tim utama di La Liga. Ia bermain 90 menit penuh saat ditahan imbang Racing de Santander 1-1 di Camp Nou. Ia juga mendapatkan kesempatan debut di ajang Eropa, saat Barcelona menghadapi FC Basel di St. Jakob-Park pada 22 Oktober 2008 di Liga Champions. Busquets turut menyumbangkan satu gol di laga tersebut pada menit ke-15, yang mana menjadi salah satu golnya dalam kemenangan 5-0 Barca atas tim tuan rumah.

Sementara itu gol debutnya di ajang La Liga baru tercipta pada 7 Maret 2009 kala menghadapi Athletic Bilbao di Camp Nou. Kemudian pada 22 Desember 2008, Sergio Busquets menandatangani perpanjangan kontrak bersama Barca, yang berlaku sampai 2013. Di dalam kontraknya, ia juga mempunyai klausul pelepasan senilai 80 juta euro. Penampilannya sepanjang berseragam Barca pun sama sekali tidak mengecewakan. Ia dikenal sebagai seorang gelandang bertahan yang tangguh dan juga cukup produktif. Hal itu terbukti saat Guardiola memainkannya secara reguler, walau Barca saat itu mempunyai gelandang seperti Seydou Keita dan Yaya Toure.

Ada satu momen menarik di mana Sergio Busquets berhasil memenangkan trofi Liga Champions di tahun 2009, setelah mengalahkan Manchester United 2-0 di final. Busquets pun menjadi ayah dan anak ketiga yang berhasil memenangkan trofi Liga Champions bersama tim yang sama. Ayahnya sendiri, Carles Busquets juga pernah meraih pencapaian serupa di masa kejayaannya sebagai pemain.

Bisa dibilang Sergio Busquets adalah gelandang yang penampilannya cukup konsisten dari musim ke musim. Bahkan di Calibet musim 2009/10, Pep Guardiola semakin memercayakan posisi gelandang tengah padanya, dengan berduet bersama Yaya Toure. Kedua gelandang bertahan itu pun mempunyai koneksi yang bagus dengan Xavi Hernandez dan Andres Iniesta. Lini tengah Barca yang tangguh inilah, yang menjadi salah satu kunci bagi Barca saat memperoleh gelar La Liga ke-20 mereka.

Pada perayaan ulang tahunnya yang ke-25 di tanggal 16 Juli 2013, Sergio Busquets memutuskan untuk memperpanjang kontraknya di Barcelona hingga tahun 2018. Setahun kemudian, ia lalu mendapat nomor punggung warisan dari sang legenda, Carles Puyol, yang memutuskan pensiun pada musim panas 2014. Sejak saat itu, Busquets pun mengenakan nomor 5 di punggungnya.

Selain cemerlang bersama klub, karier Busquets juga bisa dibilang sangat baik di level tim nasional. Busquets memulai petualangannya dari timnas Spanyol U-21 pada tahun 2008 untuk mengikuti kualifikasi Piala Eropa U-21.

Pada 11 Februari 2009, timnas senior akhirnya memanggil Busquets untuk menghadapi laga persahabatan melawan Inggris. Sebulan kemudian, ia juga kembali masuk dalam skuat Tim Matador di laga kualifikasi Piala Dunia 2010 kontra Turki. Walau sudah sejak Februari dipanggil ke timnas, tapi baru pada 1 April 2009 Busquets melakoni debutnya, dengan menjadi pengganti David Silva dan bermain selama 16 menit.

Bahkan sepanjang berseragam La Furia Roja, Busquets telah membuat pelatihya, Vicente del Bosque begitu mengagumi permainannya. Del Bosuqe pernah mengatakan seandainya ia adalah seorang pemain sepakbola, maka ia akan menjadi seperti Busquets. Sampai saat ini, Busquets masih terus menjadi andalan bagi setiap pelatih yang menangani Barcelona maupun timnas Spanyol.