Judi online bola – Romelu Menama Lukaku atau yang dikenal sebagai Romelu Lukaku terus menjadi perbincangan di kancah sepakbola Inggris, berkat kemampuannya menjebol gawang lawan. Bahkan di usianya yang baru 23 tahun, ia sudah menjadi pencetak gol terbanyak bagi klubnya saat ini, Everton. Selain memperkuat The Toffees, Lukaku juga dipercaya sebagai bomber andalan tim nasional Belgia.

Pemain kelahiran 13 Mei 1993 ini menjadi satu di antara lima pemain lainnya, yang bisa mencetak 50 gol di pentas Premier League sebelum berumur 23 tahun. Bahkan ia menjadi pemain asing pertama di Inggris yang sukses menceploskan 80 gol sebelum genap berumur 24 tahun. Walau sempat terbuang dari Chelsea beberapa tahun lalu, tapi kini Lukaku telah membuktikan dirinya merupakan penyerang yang bisa diandalkan.

Kariernya di dunia sepakbola sudah dimulai sejak Lukaku masih kecil. Saat berumur lima tahun, Lukaku sudah bergabung dengan tim lokal Rupel Boom. Ia menimba ilmu sepakbola selama empat tahun di klub tersebut. Sebelum akhirnya bakat Lukaku tercium oleh pencari bakat klub Lierse SK, salah satu kontestan Pro Liga Belgia. Lukaku pun masuk ke akademi klub tersebut selama dua tahun, yakni sejak 2004-2006. Sepanjang karier juniornya itu, Lukaku menceploskan 121 gol dalam 68 laga.

Sayangnya, nasib klub yang dibela Lukaku itu tidak secemerlang penampilan sang pemain. Lierse terdegradasi dari kasta tertinggi sepakbola Belgia. Lukaku, yang saat itu berumur 13 tahun lalu diboyong oleh Anderlecht. Di tim muda Anderlecht, penampilan lukaku tak kalah cemerlang. Total 131 gol ia buat dari 93 laga. Ia pun lalu mendapat kontrak profesional pertamanya tiga tahun kemudian. Pada 13 Mei 2009, Lukaku meneken kontrak dengan Anderlecht sampai tahun 2012. Ia memulai debutnya pada 24 Mei 2009 saat melawan Standard Liege.

Penampilan Romelu Lukaku di musim berikutnya semakin matang. Bersama tim senior Anderlecht Lukaku sukses menceploskan 20 gol di semua ajang. Potensinya itu membuat Chelsea kepincut untuk membawa Lukaku ke Inggris. Pada akhirnya di jendela transfer musim panas 2011, Lukaku bergabung ke The Blues dengan biaya 12 juta euro dan bisa meningkat menjadi 20 juta euro dengan beberapa persyaratan. Lukaku mengenakan nomor punggung 18 dan meneken kontrak lima tahun. Debutnya di Stamford Bridge adalah saat Chelsea menang 3-1 atas Norwich. Lukaku masuk menggantikan Fernando Torres, tujuh menit jelang bubaran.

Tapi karier Lukaku di Chelsea tidaklah mulus. Ia hanya 10 kali mendapat peluang bermain di liga domestik. Sebelum akhirnya dipinjamkan ke dua tim. Romelu Lukaku sempat dipinjamkan ke West Bromwich Albion pada musim 2012/13. Bomber asal Belgia itu bermain hampir di seluruh pertandingan yang dijalani West Brom di Premier League, dengan catatan 17 gol.

Akan tetapi penampilan gemilangnya itu justru tak membuat Chelsea kepincut untuk membawanya pulang ke Stamford Bridge. Malah Everton yang bergerak cepat untuk mengamankan bakat muda yang satu ini. Awalnya Everton hanya meminjam Lukaku selama semusim, yakni pada 2013/14. Namun berkat penampilan gemilangnya, sang pemain lalu mendapatkan kontrak permanen selama lima tahun pada Juli 2014. Saat itu Lukaku berhasil memecahkan rekor transfer klub dengan mahar 28 juta poundsterling saat Judi online bola diboyong dari Chelsea.

Salah satu momen tak terlupakan Lukaku bersama Everton adalah hat-trick pertamanya, yang tercipta di ajang Liga Europa. Kala itu The Toffees menang 4-1 atas BSC Young Boys di babak 32 besar Liga Europa, dengan tiga gol di antaranya berasal dari Lukaku. Setelahnya, gelontoran gol demi gol Lukaku sangat memberikan arti bagi Everton. Terlebih di musim 2016/17 ini, yang mana catatan Lukaku banyak melampaui rekor-rekor klub maupun Premier League.

Di ajang internasional, Romelu Lukaku juga sempat dipanggil timnas Belgia saat bertanding di Piala Dunia 2014. Ia menjadi satu dari generasi emas timnas Belgia, yang sukses membawa The Red Devils sampai ke babak perempat final Piala Dunia. Di ajang Piala Eropa 2016 pun Lukaku dkk. sebenarnya dijagokan untuk masuk final dan menjadi juara. Tapi faktanya, mereka tersingkir di babak perempat final.