Jadwal bola Leicester City – Jamie Richard Vardy atau yang akrab disapa Jamie Vardy adalah pesepakbola profesional Inggris, yang saat ini bermain untuk klub Premier League, Leicester City dan tim nasional Inggris. Pemain kelahiran 11 Januari 1987 ini punya cerita yang panjang dalam karier sepakbolanya. Ia benar-benar merepresentasikan istilah ‘from zero to hero’, dari klub non-liga ke klub juara liga kasta tertinggi.

Sebelum menjadi pesepakbola profesional seperti sekarang, Jamie Vardy terlebih dahulu bermain untuk klub sepakbola di kompetisi non-liga sambil bekerja sebagai seorang buruh pabrik. Lahir di Sheffield, South Yorkshire, Vardy memulai kariernya bersama klub Stocksbridge Park Steels sejak tahun 2007. Ia terlebih dahulu bergabung bersama tim muda saat berumur 16 tahun, setelah hengkang dari Sheffield Wednesday.

Dengan usaha kerasnya, Vardy berhasil menembus tim reserve dan tim utama klub tersebut, di bawah pelatih Gary Marrow. Pelatih itu pula yang memberikannya laga debut bersama Stockbridge Park Steels di tahun 2007 dan membuatnya mendapatkan bayaran 30 poundsterling dalam seminggu. Berkat penampilan apiknya di kompetisi non-liga, beberapa klub anggota Football League pun mulai tertarik pada Vardy. Pada tahun 2009, ia sempat menjalani trial di Crewe Alexandra. Namun, pada akhirnya ia malah bergabung ke FC Halifax Town pada musim panas 2010.

Pelatih Halifax Town, Neil Aspin mengakui telah memantau bakat Vardy sejak lama, sebelum akhrinya berhasil merekrutnya di klub dengan fee 15 ribu poundsterling. Debutnya dimulai pada sebuah laga kandang kontra Buxton, dan Vardy sukses menceploskan gol penentu kemenangan dalam skor 2-1. Di musim itu ia meraih kesuksesan dengan mencetak 26 gol dan dinobatkan sebagai Player’s Player of the Season.

Vardy lalu bergabung dengan klub dari Conference Premier, Fleetwood Town di musim 2011/12 dengan nilai transfer yang tidak diketahui. Bersama tim ini, Vardy pernah memenangkan penghargaan Conference Premier Player of the Month pada bulan November 2011. Berkat performa menawannya bersama Fleetwood, pelatih Blackpool Ian Holloway pernah membuat penawaran dengan nilai 750 ribu poundsterling untuknya. Akan tetapi, manajemen Fleetwood menolaknya dan tetap bersikukuh dengan nilai 1 juta poundsterling untuk peminjaman Vardy selama satu musim.

Di akhir musim, Vardy sukses mengantarkan klubnya promosi ke Football League dan menjadi topskorer di Conference Premier. Kesuksesan itu menjadi persembahan pertama sekaligus yang terakhir dari Vardy untuk Fleetwood, karena pada 17 Mei 2017, Leicester City resmi meminangnya. Transfer 1 juta poundsterling-nya berhasil memecahkan rekor di kompetisi non-liga. Tanpa diprediksi sebelumnya, tim ini ternyata menjadi jembatan Vardy menuju berbagai kesuksesannya dalam dua tahun terakhir ini.

Di awal kariernya, Vardy sempat menerima banyak kritik dari para fans Leicester di media sosial, karena performanya yang dinilai tidak menggigit. Tapi hal itu kini tidak dirasakan lagi oleh Jadwal bola para fans The Foxes, karena Vardy telah menjadi salah satu pangeran mereka di King Power Stadium. Musim 2015/16 pun bisa disebut sebagai puncak karier Vardy sebagai pesepakbola. Ia dan rekan-rekan satu timnya berhasil melewati musim yang fantastis di kompetisi kasta tertinggi, Premier League. Leicester, untuk pertama kalinya dalam sejarah klub berhasil memenangkan gelar juara divisi teratas Liga Inggris bersama pelatih Claudio Ranieri.

Di musim berikutnya, Vardy juga mengukir sejarah baru dalam kariernya dengan bermain di ajang Liga Champions dan berhasil lolos ke fase knock-out dengan status juara grup. Bahkan klub sebesar Sevilla, berhasil disingkirkan oleh Vardy dkk di babak 16 besar, sebelum akhirnya gugur di babak perempat final, usai ditaklukkan Ateltico Madrid. Perjalanan ini banyak dinilai sebagai anomali dalam sepakbola dan seperti kisah dongeng. Namun, harus ada yang menjadi korban, yakni pelatih Ranieri, yang dipecat manajemen tim, karena dianggap gagal membawa Leicester kembali tampil apik di musim 2016/17.

Berkat kisah dongeng yang diukir Jamie Vardy itu, ia pun dipanggil ke tim nasional Inggris. Debutnya dimulai pada 21 Mei 2015, saat Inggris menghadapi Republik Irlandia dalam sebuah pertandingan persahabatan, serta di laga melawan Slovenia di babak kualifikasi Piala Eropa 2016. Vardy pun berhasil mencetak gol debutnya pada 26 Maret 2016, dengan gol back heel ke gawang Jerman. Ia kemudian mencetak gol lagi tiga hari kemudian, yang menjadi gol pembuka di Wembley saat Inggris kalah 2-1 menghadapi Belanda.