profil pemain bola Chelsea diego costa
Profil Diego Costa, Chelsea
April 12, 2017
profil pemain Bayern Munich arjen robben
Profil Arjen Robben, Bayern Munich
April 13, 2017

Profil James Rodriguez, Real Madrid

Profil James Rodriguez, pemain bola Real Madrid

Website judi online – James David Rodriguez Rubio atau yang dikenal dengan James Rodriguez, lahir di Cucuta, Norte de Santander, Kolombia, pada 12 Juli 1991. Pada saat ini James bermain untuk klub Spanyol, Real Madrid dan merupakan kapten untuk tim nasional Kolombia. Ia kerap diplot sebagai gelandang serang atau winger baik di klub maupun timnas.

James disebut-sebut sebagai salahs atu gelandang terbaik yang ada di generasi ini. Dengan teknik dan visi bermainnya yang luar biasa, banyak yang membandingkan James dengan pendahulunya Carlos Valderrama. Tak heran jika banyak tim top Eropa yang menginginkan pemain satu ini.

James Rodriguez memulai karier profesionalnya sejak tahun 2006 bersama klub divisi kedua di Liga Kolombia, Envigado. Bersama klub tersebut, ia berhasil promosi ke divisi teratas di tahun 2007. Di tahun berikutnya James menarik perhatian klub asal Argentina, Banfield. Namun ia baru memulai debutnya pada 7 Februari 2009 dan mencetak gol debutnya 20 hari kemudian dalam kemenangan 3-1 Banfield atas Rosario Central.

Hanya butuh waktu setahun bagi James untuk mencuri perhatian klub Eropa. Sebab di musim panas 2010, klub Portugal FC Porto berhak atas jasanya setelah menebus klausul pelepasannya senilai 5,1 juta euro dari Banfield. James meneken perjanjian kontrak sepanjang empat tahun dengan nilai klausul pelepasan mencapai 30 juta euro bersama tim asal Portugal. Pada 18 Juli, James melakoni laga perdananya dalam sebuah pertandingan uji coba menghadapi Ajax Amsterdam. Tak butuh waktu lama bagi James, karena di laga itu ia langsung berhasil membukukan gol utnuk Porto.

Sepanjang tiga tahun bersama FC Porto, James Rodriguez meraih beberapa trofi dan penghargaan individual. Karier James lalu berlanjut di Ligue 1 Prancis saat AS Monaco tak sangsi menggelontorkan dana 45 juta euro untuk gelandang asal Kolombia itu pada 25 Mei 2013. James terikat kontrak lima tahun, dan pada saat itu nilai transfernya berhasil memecahkan rekor pemain termahal dalam sejarah klub. Akan tetapi, kariernya di Monaco justru lebih pendek dari tim sebelumnya. Di musim pertama sekaligus musim terakhirnya, ia sama sekali tidak mampu meraih trofi, mengingat Ligue 1 saat itu sangat didominasi oleh Paris Saint-Germain. Tapi untuk penghargaan individu, ia mendapat satu tempat dalam Ligue 1 XI dan meraih penghargaan top assist di musim itu.

Merupakan Real Madrid, yang kemudian jatuh hati pada penampilan James Rodriguez, setelah yang bersangkutan tampil luar biasa di Website judi online Ligue 1 dan Piala Dunia 2014. Di Piala Dunia, James berhasil membantu timnas Kolombia lolos sampai ke babak perempat final untuk pertama kalinya dalam sejarah, sebelum takluk di tangan tim tuan rumah, Brasil. Tapi di turnamen sepakbola terakbar antarnegara tersebut, James sukses menyabet trofi Golden Boot berkat gelontoran golnya dan masuk dalam All Star Team.

Di musim panas 2014 Madrid bersedia membayar AS Monaco dengan mahar 80 juta euro untuk memboyong James Rodriguez ke Santiago Bernabeu. Nilai itu sekaligus menjadikan James sebagai pemain Kolombia termahal sepanjang masa, mengalahkan kompatriotnya Radamel Falcao. Kesukesan James di Real Madrid bisa dibilang tidak terlalu besar. Baru di musim 2015/16 lalu ia berhasil merengkuh gelar juara bergengsi, Liga Champions, setelah mengalahkan Atletico Madrid di final. Dilanjutkan dengan titel Piala Dunia Antarklub 2016.

Akan tetapi nasibnya berada di ujung tanduk, karena pelatih Madrid, Zinedine Zidane semakin jarang memberinya kesempatan bermain. Padahal secara kualitas permainan, James selalu bermain bagus tiap kali diturunkan.

Kualitas James Rodriguez sebagai seorang gelandang memang tidak diragukan lagi. Tim-tim seperti Chelsea, Manchester Untied, Liverpool, hingga Juventus, sampai-sampai terus mengintai peluang bisa memboyong James. Ia merupakan seorang pemain versatile, yang bisa ditempatkan di beberapa posisi. Bersama Real Madrid, ia beberapa kali diplot sebagai playmaker, winger atau gelandang tengah. Kelebihannya adalah membuka dan membuat banyak peluang untuk rekan-rekannya. Hal itu menjadikan James sebagai gambaran klasik pemain bernomor sepuluh, yang punya kemampuan komplit. Ditambah lagi akurasi tendangannya yang baik, membuat James kerap dipercaya mengambil servis bola mati.