Givanildo Vieira de Sousa alias Hulk lahir pada 25 Juli 1986. Ia merupakan pesepakbola profesional berbadan kekar, yang saat ini tengah membela klub di Liga Super Tiongkok, Shanghai SIPG. Selain itu, ia juga pernah membela timnas Brasil, walau dalam beberapa tahun belakang Tim Samba semakin jarang memanggilnya. Posisi bermainnya adalah sebagai pemain depan, walau ia sebenarnya ia juga bisa ditempatkan sebagai pemain sayap.

Setelah memulai karir profesionalnya dengan Vitoria dan bermain 3 tahun di Jepang, ia sempat bermain beberapa waktu lamanya dengan sebuah klub asal portugal, yakni Porto, di mana ia memenangkan 10 kejuaraan, termasuk Liga Eropa UEFA 2010-11 dan 3 kemenangan nasional. Ia juga sempat dinobatkan sebagai top scorer. Pada tahun 2012, Hulk bergabung dengan Liga Premier Rusia bersama klub Zenit Saint Petersburg dengan nilai perpindahan sebesar 60,3 juta euro. Setelah itu, ia meraih kemenangan pada 3 kejuaraan domestik dan dinobatkan sebagai pemain terbaik dan top scorer pada masing-masing kejuaraannya.

Hulk memulai debutnya sebagai pemain timnas Brasil pada kejuaraan Summer Olympics 2012 sebagai salah satu pemain yang diijinkan bermain walau telah melampaui usia wajar. Ia bermain sebagai tim senior dan memenangkan FIFA Considerations Cup 2013 serta meraih posisi ke-4 dalam FIFA World Cup 2014.

Di website FIFA, Hulk dinyatakan sebagai pemain yang baik dalam hal serangan dari satu kotak ke kotak lainnya. Ia juga dianggap sebagai pemain yang terbilang kuat dan karena kesamaannya dengan aktor Lou Ferrigno yang memerankan Incredible Hulk, ia mendapatkan julukannya.

Kembali ke langkah karirnya dari awal, Hulk memulai karirnya secara profesional bersama klub Esporte Clube Vitoria di Salvador, Bahia. Lalu, ia dipinjamkan ke sebuah klub Jepang bernama Kawasaki Frontale. Alih-alih dibeli, ia justru dipinjamkan lagi ke Consadole Sapporo, di mana ia bermain satu musim 2006 penuh dan mencetak 25 gol, hanya kurang 1 gol dari top scorer saat itu.

Setelah beberapa lama tinggal di Jepang, Hulk pindah ke Portugal dan bermain untuk F.C. Porto yang membeli 50 persen hak penggunaannya dengan nilai sebesar 5,5 juta euro dari sebuah klub bernama C.A. Rentistas. Uang tersebut kemudian diterima oleh investor tanpa nama yang biasa terjadi di sepakbola.

Dengan cederanya seorang pemain Porto, yakni Tarik Sektioui, Hulk mendapatkan kesempatan bermain yang cukup lebar. Ia lantas mencetak gol domestik pertamanya untuk Porto dalam sebuah laga kandang yang berakhir dengan kemenangan 2-0 melawan C.F. OS Belenenses. Ia lantas sering menjadi starter dan melakukan kolaborasi bersama Cristian Rodriguez dan Lisandro Lopez. Trio itu sering bertukar posisi dan bermain dengan cukup baik. Setelah beberapa kali menampilkan permainan yang bagus, Hulk lantas dinobatkan sebagai Top 10 Rising Stars oleh UEFA. Pada akhir Agustus 2009, Hulk memperpanjang kontraknya hingga Juni 2014 bersama Porto dengan nilai pembelian sebesar 100 juta euro.

Pada 3 September 2012, Hulk berhasil pindah ke Zenit dengna nilai transfer sebesar 60 juta euro, sementara Porto menerima 40 juta euro dari jumlah tersebut. Nilai kontrak ini sempat menjadi kontroversi karena pihak Zenit tidak terbuka dengan nilai ini dan justru mengatakan bahwa mereka hanya membayar sebesar 40 juta euro. Namun, beruntung Zenit dapat beralasan bahwa kondisi keuangan mereka saat itu belum menjalani audit.

Hulk mencetak gol pertamanya untuk Zenit dalam pertandingan liga keduanya. Pertandingan tersebut adalah pertandingan melawan FC Krylia Sovetov Samara. Gol tersebut mengangkat nama Hulk karena dicetak dengan cermat dari luar kotak penalti.

Keberadaan Hulk di Zenit sempat memicu adanya ketidakseimbangan gaji pemain. Hal ini lantas menjadi ramai diperbincangkan. Namun, masalah tersebut akhirnya selesai walau pemain yang komplain harus dikirim kembali ke tim muda. Namun, Hulk sendiri sempat berniat meninggalkan Zenit karena ketegangannya dengan pelatih Luciano Spalleti. Namun, ia tetap tinggal karena larangan FIFA.

Pada 3 Juni 2016, Hulk bergabung bersama sebuah klub sepakbola asal Cina, Shanghai SIPG, dengan nilai sebesar 55,8 juta euro, sebuah rekor sepakbola Asia. Hingga saat ini, Hulk masih bermain untuk Shanghai SIPG.