Profil Andres Iniesta pemain bola Barca
Profil Andres Iniesta, Barcelona
April 20, 2017
John Terry berhenti dari Chelsea
Berakhirnya Era John Terry Bagi Chelsea
April 20, 2017

Profil Harry Kane, Tottenham Hotspur

Profil pemain Tottenham Hotspur harry kane

Sbobet asia - Harry Edward Kane atau lebih populer dengan nama Harry Kane, lahir pada 28 Juli 1993. Ia merupakan pesepakbola profesional Inggris, yang bermain untuk klub kontestan Premier League, Tottenham Hotspur dan tim nasional Inggris. Sejauh ini, Kane menjadi salah satu bomber paling tajam di Inggris.

Kane adalah sosok lokal yang sangat dirindu-rindukan oleh publik Inggris. Sebab, sudah sangat lama tidak ada penyerang lokal menjadi yang tersubur di kompetisi Premier League. Sebelum akhirnya, musim lalu Kane melakukan hal itu. Tak heran jika pelatih The Three Lions saat ini, Gareth Southgate, masih memercayainya untuk menjadi ujung tombak tim nasional, walau terdapat beberapa alternatif lain seperti Jamie Vardy misalnya.

Harry Kane lahir dari pasangan Kim dan Pat Kane. Dia mempunyai seorang kakak bernama Charlie. Kehidupan masa kecilnya dihabiskan di Chingford, London. Ia juga punya darah Irlandia dari ayahnya. Kane pernah mengatakan kalau gen olahraganya berasal dari ibunya. Sebab kakeknya dari sang ibu, Eric, juga seorang pemain sepakbola.

Saat kecil, Harry Kane bergabung dengan klub lokal Ridgeway Rovers. Sebelum akhirnya ia mengembangkan bakatnya di akademi muda Arsenal saat berumur delapan tahun. Akan tetapi setelah satu musim, ia hengkang dari akademi. Manajer Arsenal, Arsene Wenger sempat menyatakan kekecewaannya karena The Gunners pernah melepas Kane di masa muda. Hal itu ia ungkapkan setelah mengetahui betapa luar biasanya bakat yang dipunyai Kane pada November 2015.

Setelah hengkang dari akademi Arsenal, Kane sempat bergabung dengan Watford. Tapi ia hanya dua bulan berada di akademi The Hornets dan kemudian bergabung ke Tottenham Hotspur. Harry Kane mulai melakoni kompetisi bersama tim U-16 Spurs di musim 2008/09 di Copa Chivas, sebuah turnamen yang digelar di Meksiko, serta turnamen Belliinzona di Swiss. Total Kane berhasil menyarangkan tiga gol.

Menginjak usia 16 tahun, Kane lalu mendapatkan kontrak profesional dari Spurs pada Juli 2009. Akan tetapi sejak dikontrak, Kane tidak langsung bisa menembus tim utama The Lillywhite. Ia terlebih dahulu dipinjamkan ke beberapa klub di Inggris, hingga akhirnya kembali ke White Hart Lane pada tahun 2013.

Tercatat Tottenham Hotspur pernah meminjamkan pemain yang satu ini ke Leyton Orient pada tahun 2011. Bersama Leyton, Kane mencatatkan 18 penampilan dengan sumbangan tujuh gol. Kane juga pernah bermain di Millwall pada tahun berikutnya. Ia tampil 22 kali dengan sumbangan tujuh gol. Bahkan Norwich City pun pernah merasakan servis Kane muda, walau hanya memberinya kesempatan tiga kali bermain di liga. Terakhir, Leicester City berkesempatan untuk mengasah bakat muda Inggris ini di tahun 2013. Bersama The Foxes, Kane mendapat 13 kali kesempatan bermain di liga dan mencetak dua gol.

Ada satu kisah menarik saat Harry Kane dipinjamkan Spurs ke Leicester City. Saat itu Leicester sebenarnya berpeluang menuju final babak play off promosi ke Premier League. Di semi final, The Foxes berjumpa Watford. Di menit-menit akhir pertandingan, Leicester mendapatkan hadiah penalti. Namun, penalti itu berhasil digagalkan kiper Watford, Almunia, lalu terjadi sebuah situasi serangan balik cepat. Gol pun terjadi dan membuat Watford memenangkan pertandingan dengan agregat 2-2. Saat itu dua penyerang timnas Inggris saat ini, Kane dan Vardy, hanya menjadi penghias di bangku cadangan dan menyaksikan timnya tersungkur dalam sebuah drama.

Setelah pengalaman pahit itu, Harry Kane lalu kembali ke Tottenham Hotspur. Tidak butuh waktu lama bagi pemain ini untuk nyetel dengan tim. Puncaknya adalah di musim lalu saat Kane berhasil menjadi topskorer Premier League. Walau pada akhirnya, Spurs gagal menjadi juara dan harus merelakan trofi lepas ke tangan Leicester City, bekas klubnya.

Sempat muncul berita kalau Manchester United menginginkan Harry Kane. Hal itu tak lepas dari tidak adanya sosok penyerang murni yang bisa diandalkan kubu The Red Devils. Akan tetapi, rumor tersebut perlahan mulai menghilang dan Kane sepertinya akan bertahan lama di White Hart Lane.

Ada satu lagi fakta menarik tentang Kane. Ia merupakan salah satu dari tiga pemain yang lahir di era setelah Premier League (1992), yang sukses menceploskan hattrick di kompetisi tersebut. Adapun dua pemain lainnya adalah Romelu Lukaku dan Raheem Sterling.