Judi bola online sbobet – Dele Alli menjadi salah satu pemain muda Premier League yang paling diperhitungkan saat ini. Bermain untuk klub Tottenham Hotspur, performanya makin matang dari hari ke hari. Berkat konsistensinya itu, ia juga dipanggil ke tim nasional Inggris. Mulai dari timnas U-17, U-18, U-19, hingga akhirnya menembus skuat senior. Alli pun masuk dalam skuat The Three Lions besutan Roy Hodgson di ajang Piala Eropa 2016 lalu, walau pada akhirnya gagal membawa timnya melaju jauh di kejuaraan tersebut.

Bamidele Jermaine “Dele” Alli, lahir pada 11 April 1996 di Milton Keynes. Seperti yang sudah disebutkan lagi, bakat pemain muda yang satu ini memang layak diperhitungkan. Sejak berumur 11 tahun ia sudah bergabung dengan klub kota kelahirannya, Milton Keynes Dons (MK Dons). Ia mampu terus berkembang dan pada akhirnya menembus tim utama lima tahun kemudian. Di musim 2012/13 ia memulai debutnya di kompetisi profesional.

Ada yang menarik dari perjalanan awal karier Alli di MK Dons. Saat memulai debutnya bersama MK Dons di laga resmi, sentuhan paling pertamanya adalah umpan dengan melakukan back-heel, yang pastinya tidak akan dilupakan olehnya serta para fans MK Dons saat itu. Delapan hari kemudian, ia sukses menceploskan gol debutnya dalam kemenangan 6-1 MK Dons atas Cambridge City di laga replay putaran pertama Piala FA.

Sepanjang dua setengah tahun, Dele Alli melakoni 88 laga resmi bersama MK Dons dan mencetak 24 gol. Penampilan gemilangnya itu pun cukup menarik perhatian pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino. Alhasil, lantaran Spurs ngebet menginginkan jasa Alli, MK Dons mesti rela melepas pemain berharga mereka itu di musim 2015/16.

Sebenarnya Spurs telah resmi memiliki Alli pada Februari 2015, hanya saja sang pemain lalu kembali dipinjamkan ke MK Dons untuk merampungkan musim 2014/15. Alli diboyong dengan harga 5 juta poundsterling pada jam-jam terakhir deadline day di bursa transfer musim dingin. Kalau saja saat ini The Lilywhite bersedia menjualnya, harga Alli dipastikan berkali-kali lipat lebih mahal dari harga belinya.

Bagaimana tidak, baru menjalani musim debutnya di White Hart Lane, Alli langsung dinobatkan sebagai PFA Young Player of the Year. Pada Januari 2016, ia menduduki peringkat kedelapan pada daftar 50 pemain terbaik berusia di bawah 20 tahun.

Pada 8 Agustus 2015, Dele Alli melakoni laga debutnya untuk Tottenham Hotspur. Saat itu Spurs harus menjalani laga perdana di musim 2015/16 menghadapi Manchester United di Old Trafford. Saat itu Alli masuk pada 13 menit terakhir pertandingan menggantikan Eric Dier. Sayangnya, Spurs saat itu kalah tipis 1-0 dari United. Dua minggu berselang, akhirnya Alli mencetak gol debut untuk tim barunya di laga kontra Leicester. Pada laga yang berakhir 1-1 itu Alli masuk menggantikan Christian Eriksen.

Di musim ini, para penggemar Tottenham Hotspur mungkin melihat ada yang berbeda dari Alli. Bukan karena performanya, melainkan karena Judi bola online sbobet pergantian nama yang tertulis di jersey pertandingan. Nama “Alli” diubah menjadi “Dele”, dengan alasan ia merasa sudah tidak punya hubungan apa-apa lagi dengan nama “Alli”. Hal itu merujuk pada perpisahannya dengan sang ibu.

Ibu kandung Alli adalah seorang pencandu alkohol. Di usia 13 tahun, Alli lalu tinggal bersama orang tua angkatnya, Alan dan Sally Hickford, yang tidak lain merupakan orang tua dari temannya di tim muda MK Dons. Walau demikian, keduanya tidak secara resmi mengadopsi Alli.

Bicara tentang kehidupan pribadi Alli, ia sebenarnya sempat diminta bermain untuk timnas Nigeria. Akan tetapi kemudian Alli lebih memilih timnas Inggris, terlebih setelah pelatih The Three Lions saat itu, Roy Hodgson, memberinya kesempatan bermain untuk tim senior.

Dalam sepakbola, Dele Alli sebenarnya merupakan fans Liverpool. Ia tumbuh sebagai pemain sepakbola dengan mengidolakan Steven Gerrard, Yaya Toure dan Jason Puncheon. Dengan perkembangannya yang sangat pesat bersama Spurs, bahkan Real Madrid pun mulai meliriknya dan bersedia membayar mahal untuk mendapatkan jasa Alli. Kegemilangan beberapa bintang Spurs di Real Madrid, seperti Gareth Bale dan Luka Modric, mungkin bisa membuat Alli tertarik untuk merapat ke Bernabeu.