Phillipe Coutinho Berseragam Barcelona Tinggal Tunggu Waktu

daftar situs judi bola terpercaya
Ternyata Neymar Sendiri yang Sebabkan Dani Alves ke PSG
August 13, 2017
agen judi bola terbaik
Profil Gerard Deulofeu, Barcelona
August 15, 2017

Phillipe Coutinho Berseragam Barcelona Tinggal Tunggu Waktu

daftar bandar bola online terpercaya

Judi online – Isu kepindahan Phillipe Coutinho ke Barcelona semakin memanas pekan ini. Bintang asal Brasil ini tak terlihat saat Liverpool melakoni pertandingan persahabatan melawarn Athletic Bilbao di Dublin, Irlandia, Sabtu (5/8/2017) lalu. Kejadian ini sontak saja semakin memperbesar spekulasi kepindahannya ke tim asal Catalan tersebut.

Rumor kepindahan Coutinho semakin santer diperbincangkan setelah di hari yang sama, media ternama Spanyol, Mundo Deportivo, mengabarkan jika para petinggi Barcelona dan Liverpool telah menjalin kesepakatan untuk mewujudkan proses transfer tersebut.

Sebelumnya, pemain berusia 25 tahun ini memang santer dikabarkan telah menjalin kesepakatan secara personal dengan pihak Barcelona, yang akhirnya membuat ia mendesak pihak klub untuk segera menjualnya ke Barcelona.

Liverpool sendiri memagari pemain yang berposisi sebagai gelandang ini dengan harga 90 juta poundsterling. Di penawaran sebelumnya, The Reds menolak penawaran Barcelona di angka 75 juta poundsterling. Tapi, keberhasilan proses transfer Neymar ke Paris Saint Germain (PSG) senilai 222 juta Euro membuat Barcelona mempunyai modal yang sangat besar. Bukan tidak mungkin, Barcelona akan mengganggarkan separuh pendapatan mereka dari penjualan Neymar ke PSG.

Di Barcelona sendiri Coutinho akan diproyeksikan sebagai generasi penerus Andres Iniesta yang sudah semakin uzur termakan usia. Kabarnya, kubu Blaugrana menginginkan mantan pemain Inter Milan ini untuk bermain di laga Piala Super Spanyol menghadapi Real Madrid, 13 Agustus mendatang.

Untuk manajemen Liverpool nampaknya agak sedikit kurang rasional jika menolak tawaran 90 juta poundsterling dari Barcelona. Dengan uang sebanyak itu, Liverpool akan menjadi tim yang memiliki pendapatan besar hanya dari penjualan pemain mereka ke klub lain.

Merujuk pada laporan yang dirilis oleh CIES Football Observatory, dalam enam tahun terakhir The Reds mengantongi pendapatan sebesar 379 juta poundsterling dari hasil penjualan pemain. Fakta ini menjadikan mereka sebagai tim dengan pendapatan terbesar dari hasil penjualan pemain dibandingkan tim lainnya. Dalam 6 tahun terakhirnya saja tercatat ada 3 pemain bintang yang dijual dengan harga tinggi.

Sebut saja nama Fernando Torres yang dijual ke Chelsea senilai 50 juta poundsterling di tahun 2011. Berlanjut dengan Luiz Suarez yang dilego ke Barcelona dengan mahar Judi online 75 juta poundsterling, serta Raheem Sterling yang berkostum Manchester City dan dibanderol di angka 49 juta poundsterling. Jika Coutinho juga jadi dijual ke Barcelona, maka pundi-pundi uang Liverpool akan bertambah. Apalagi, mereka mendatangkan Coutinho dari Inter Milan hanya 8,5 juta poundsterling, tentu saja ini sebuah keuntungan yang berlipat-lipat.

Keuntungan finansial besar yang mungkin didapatkan oleh Liverpool nyatanya tidak membuat Juergen Klopp bahagia. Seperti dilaporkan oleh ESPN Brasil, keputusan Liverpool untuk menjual Coutinho ke Barcelona akan meremukkan hati sang manajer yang bersikukuh untuk mempertahankan pemain ini.

Dilansir dari BBC, akhir Juli lalu Klop menegaskan bahwa Coutinho tidak dijual ke klub manapun, dan tidak ada satupun interpretasi yang memunculkan bahwa dia melepas pemain andalannya tersebut.

Sangat wajar jika Klopp menginginkan Coutinho bertahan menghadapi musim 2017/18. Pasalnya, tahun ini akan menjadi tahun yang sibuk bagi kubu The Reds dan membutuhkan banyak pemain untuk mengangkat performa tim. Bisa dibilang, Coutinho merupakan nyawa tim dalam beberapa tahun terakhir ini.

Namun, upaya penolakan Klopp tersebut nampaknya akan sia-sia, pasalnya manajer asal Jerman ini tidak memiliki wewenang mutlak menentukan pemain yang datang dan pergi ke klub. Jika penjualan Coutinho ini terwujud bukan tidak mungkin Liverpool akan menggunakan hasil penjualannya untuk membeli pemain yang sepadan. Sebut saja Thomas Lemar dari AS Monaco, atau menggoda kembali Naby Keita dari RB Leipzig.

Hanya saja, melepas Philippe Coutinho menjelang kompetisi 2017/18 dimulai sepertinya akan menjadi sebuah blunder besar yang dilakukan Liverpool, sekaligus bisa mengurangi kans juara mereka di musim depan. Kehadiran pemain seperti Mohamed Salah pun bahkan dinilai belum cukup untuk membawa The Reds kembali pada kejayaan mereka, baik di kompetisi domestik maupun Eropa. Patut dinantikan apakah Si Merah benar-benar akan melepas Coutinho atau akan menahannya dulu di Anfield setidaknya sampai satu musim ke depan.