Menunggu Pergerakan Pemilik AC Milan Sekarang

Agen bola online – AC Milan sudah resmi berpindah tangan per 13 April 2017 lalu. Saat ini I Rossoneri dipegang oleh konsorsium Tiongkok, yang diwakili oleh Rossoneri Sport Investment Lux. Hal semacam ini pun sekaligus menjadi akhir dari era Silvio Berlusconi bersama Milan. Para fans pun pastinya mempunyai harapan baru pada kebangkitan tim yang dulu menjadi raksasa Italia. Bukan hanya dari segi finansial saja, tapi juga prestasi. Kucuran dana melimpah dari konsorsium Tiongkok ini sangat dinanti-nantikan agar Milan bisa segera memperoleh pemain-pemain top supaya kembali meraih prestasi tertinggi.

Akan tetapi, kesangsian pun muncul pada sang pemilik baru AC Milan ini. Tidak tanggung-tanggung, kesangsian itu diungkapkan oleh sosok pelatih legendaris AC Milan, yang pernah mengusung I Rossoneri berjaya beberapa tahun silam. Merupakan Fabio Capello, orang yang ragu lantaran proses akuisisi Milan berlangsung dalam kurun yang lama. Ia lalu membandingkan bagaimana proses akuisis Suning Group, yang sukses mengambil alih kepemilikan Inter Milan cuma dalam waktu beberapa minggu saja.

“Ini akan menjadi batu loncatan bagi Milan untuk membangun tim serta memenangkan segala hal lagi. Kami berharap kekuatan yang dipunyai sang pemilik baru bisa bersaing dengan beberapa klub dari Spanyol, Inggris dan Jerman, ditambah dengan Paris Saint-Germain,” tutur Fabio Capello.

“Namun demikian, saya kira grup ini akan kesulitan untuk berkompetisi di tingkat Eropa. Terlebih kalau melihat bagaimana alotnya saat mereka menutup akuisisi. Jika kita melihat bagaimana Suning mengakuisisi Inter, hanya terjadi dalam beberapa minggu saja. Itu menunjukkan kalau mereka mempunyai sumber daya utama untuk bisa berkompetisi di Eropa. Tapi kita tunggu saja apa yang dapat dikerjakan oleh pemilik baru ini.”

Kesangsian yang dikatakan oleh Fabio Capello ini pun mesti sesegera mungkin dijawab oleh kubu pemilik baru AC Milan, pimpinan Yonghong Li. Janganlah sampai Milanisti juga akan turut menyangsikan kinerja mereka. Setidaknya ada beberapa hal yang dapat dikerjakan pemilik baru Milan agar bisa menyingkirkan kesangsian Cappello ataupun para Milanisti.

Di antaranya adalah dengan memperpanjang perjanjian kontrak beberapa penggawa andalan I Rossoneri. Ini menjadi salah satu hal paling pertama dan utama, serta mesti sesegera mungkin direalisasikan oleh manajemen baru Milan pada saat ini. Sekurang-kurangnya ada tiga nama penting yang masuk ke dalam daftar tersebut. Mereka adalah Gianluigi Donnarumma, Mattia De Sciglio serta Suso.

Menilik bagaimana performa ketiganya sepanjang musim ini, rasa-rasanya Milan akan sangat rugi bila melepas mereka. Kontrak Donnarumma, De Sciglio dan Suso akan selesai pada Juni 2018 serta 2019. Ketiganya pun langsung masuk ke daftar bidikan tim-tim besar di Eropa pada bursa transfer mendatang. Kalau saja perjanjian kontrak Agen bola online mereka tak segera diperpanjang, kemungkinan kehilangan bakat-bakat hebat itu bakal makin besar.

Terlebih bagi Gigi Donnarumma serta Suso. Jika berhasil memperpanjang perjanjian kontrak mereka, tentu bakal jadi nilai plus dan investasi berharga di masa depan. Mengingat, keduanya adalah pujaan baru para pendukung Milan saat ini.

Jika masalah perpanjangan kontrak pemain sudah selesai, masalah baru lainnya adalah siapa yang akan menjadi pelatih? Tak dipungkiri, kans Montella membawa Milan untuk berkiprah di pentas Eropa nyaris gagal di musim ini. Hal itu akan benar-benar terjadi apabila laga-laga krusial mereka di beberapa pekan tersisa tidak mampu dimaksimalkan. Memang, sesudah Massimiliano Allegri hengkang dari Milan selesai, beberapa pelatih baru cuma mendapat peluang melatih paling lama satu musim saja. Saat ini itu sudah seperti menjadi rutinitas bagi Rossoneri.

Akan tetapi, dengan adanya pemilik baru, Milan sepertinya tidak perlu mengganti pelatih. Sebab, mengganti Vincenzo Montella berarti mengulangi semuanya dari nol lagi. Belum lagi sesungguhnya Montella cukup apik dalam menahkodai Milan di musim ini. Dengan penggawa yang bisa dibilang seadanya, tapi performa Milan cukup ditakuti oleh tim-tim lawan. Kepercayaannya pada pemain belia juga kunci dan nilai plus dalam skema yang diterapkan Montella di setiap laga.

Setelah memasuki era baru, hal yang saat ini dibutuhkan AC Milan adalah segera memperbaiki mentalitas para pemain, yang bobrok dalam lima hingga enam musim terakhir. Sebagai salah satu tim tersukses di Eropa, tentu keberadaan Milan di kancah Liga Champions sangat dirindu-rindukan. Menarik dinanti pergerakan apa yang bakal dilakukan oleh pemilik baru Milan.