Laga Afrika Selatan vs Senegal di Kualifikasi Piala Dunia 2018 Harus Diulang

daftar agen bola terpercaya
Negara Debutan Bermunculan, Tim Besar Terancam Absen di Piala Dunia 2018
September 9, 2017
agen judi bola terpercaya
Selandia Baru Dipastikan Menuju Babak Play-Off Piala Dunia 2018
September 11, 2017

Laga Afrika Selatan vs Senegal di Kualifikasi Piala Dunia 2018 Harus Diulang

bola online terpercaya

Judi bola piala dunia – FIFA secara resmi mengambil langkah tegas dalam menyikapi kekisruhan di laga Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Afrika yang mempertemukan Afrika Selatan berhadapan dengan Senegal, pada 12 September 2016 lalu. Dalam pernyataan resminya, FIFA memerintahkan bahwa pertandingan tersebut harus diulang karena terindikasi adanya praktik kecurangan oleh wasit Joseph Lamptey, yang memimpin pertandingan tersebut.

Pengadil lapangan hijau berkebangsaan Ghana tersebut dianggap FIFA melakukan kesalahan yang cukup fatal dengan memanipulasi hasil pertandingan dan membuat Afrika Selatan menjadi pihak yang diuntungkan. Pada pertandingan tersebut Afrika Selatan bertindak sebagai tuan rumah. Lamptey memberikan hukuman penalti kepada Senegal di menit 43. Hukuman ini dikarenakan Kalidou Koulibaly dianggap melakukan handball di dalam kotak penaltinya sendiri.

Penalti yang dieksekusi oleh Thulani Hlatshwayo pun sukses mengantarkan Afrika Selatan unggul 1-0 atas Senegal. Laga yang digelar di Peter Mokaba Stadium tersebut akhirnya dimenangkan oleh tuan rumah Afrika Selatan dengan skor tipis 2-1.

Senegal Tidak Terima dan Melayangkan Protes

Kekalahan ini tidak diterima begitu saja oleh timnas Senegal. Melalui Federasi Sepakbola Senegal, mereka menyampaikan keluhan terkait pertandingan tersebut dan langsung mendapatkan respons dari FIFA. Dilihat dari tayangan ulang, terlihat jelas Lamptey telah melakukan kesalahan fatal. Dalam tayangan ulang tersebut memperlihatkan dengan jelas jika bola tidak menyentuh tangan Koulibaly. Bola liar yang coba ditahan tersebut ternyata mengenai lutut dan akhirnya jatuh ke tanah.

Hasil dari penyelidikan tersebut memutuskan bahwa pertandingan harus diulang. Selain itu, Joseph Lamptey mendapat hukuman berat dengan tidak diperbolehkan terlibat dalam dunia sepakbola, baik nasional maupun internasional seumur hidupnya. Hukuman yang didapatkan Lamptey juga diperkuat oleh keputusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) belum lama ini.

FIFA juga mengkonfirmasi jika pertandingan ulangan tersebut akan digelar pada jeda internasional berikutnya yang jatuh di bulan November 2017. Namun, sampai kabar ini dibuat, FIFA masih belum mengkonfirmasi kepastian tanggal pertandingan tersebut dilaksanakan. Menurut FIFA, penentuan tanggal pertandingan ulangan akan diatur dalam pertemuan yang akan digelar tanggal 14 September mendatang.

“Seperti yang sudah dinyatakan dalam peraturan Piala Dunia FIFA, keputusan ini akan mulai berlaku dengan segera. Keputusan tersebut membutuhkan konfirmasi dari Panitia Penyelanggara untuk Kompetisi FIFA di pertemuan selanjutnya yang akan dijadwalkan pada tanggal 14 September,” tukas FIFA.

Masih Ada Peluang ke Piala Dunia 2018

Senegal tergabung di Grup D Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Afrika bersama Burkina Faso, Tanjung Verde, dan Afrika Selatan. Saat ini, Senegal berada di posisi ketiga dengan torehan lima poin, hanya berbeda satu poin dengan pemuncak klasemen Burkina Faso. Jika pertandingan ini jadi digelar dan Senegal keluar menjadi pemenangnya, mereka sangat berpeluang untuk mengkudeta Burkina Faso sebagai pemimpin klasemen sementara.

Hal ini berdasarkan statistik yang menunjukkan Senegal sejauh ini sudah bermain sebanyak empat kali dengan torehan satu kali menang, dua kali seri, dan sekali kalah. Satu-satunya kekalahan yang mereka derita adalah didapatkan dari Afrika Selatan. Dengan keputusan terbaru ini berarti kekalahan Senegal atas Afrika Selatan akan diputihkan.

Dengan status kekalahan Senegal yang diputihkan, menyebabkan Afrika selatan mau tidak mau harus memenangkan dua laga sisa untuk menjaga asa tampil di Piala Dunia 2018 serta memenangkan laga ulangan tersebut. Berbeda dengan zona lainnya, zona Afrika hanya akan mengambil satu perwakilan dari masing-masing grup untuk tampil di putaran final Piala Dunia 2017. Satu wakil yang akan dipanggil tersebut tentunya adalah juara grup di fase kualifikasi.

Di sisi lain, kecurangan juga sempat terendus oleh Fedarasi Sepakbola Asia (AFC) dalam pertandingan terakhir babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia. Tidak disebutkan secara khusus tim mana yang diduga terlibat dalam kecurangan itu. Namun, dugaan sementara ini mengarah pada timnas Jepang dan Arab Saudi, yang bersaing ketat dengan Australia. Hasil pertandingan antara Jepang dan Arab Saudi di partai terakhir dituding sudah diatur sedemikian rupa untuk menutup jalan Australia lolos ke Piala Dunia secara otomatis. Alhasil, saat ini Australia pun harus melakoni babak play-off melawan Suriah.