Jerman Masih Belum Amankan Tiket Lolos ke Piala Dunia 2018

Meskipun menang telak dengan skor 6-0 kala menjamu Norwegia di pertandingan jeda internasional lalu, nyatanya tim nasional Jerman belum memastikan satu tiket lolos ke putaran final Piala Dunia 2018. Dalam laga yang digelar di Mercedes-Benz Arena, Stuttgart (4/9), Jerman sukses mengacak-acak pertahanan Norwegia dan membobol gawang mereka dengan enam gol, masing-masing melalui sepakan Mesut Ozil, Julian Draxler, Leon Goretzka, Mario Gomez, dan Timo Werner (2x).

Pesta Gol yang Membuka Jalan Menuju Piala Dunia 2018

Di kota Stuttgart, pesta gol Jerman dimulai sejak menit ke-10. Gol tercipta lewat sepakan Mesut Oezil yang gagal ditepis oleh penjaga gawang Norwegia, Rune Almenning Jarstein. Bola hasil sepakan Oezil masuk ke gawangnya melewati tiang dekat. Gol pertama ini seolah meringankan kaki para pemain Jerman menuju Piala Dunia 2018.

Tujuh menit kemudian gol kedua Jerman tercipta. Oezil lagi-lagi berperan dalam proses terciptanya gol ini. Berawal dari sepakan Oezil yang diarahkan ke Julian Draxler yang sukses mengkonversinya menjadi sebuah gol dengan tendangan mendatar.

Tidak butuh menunggu lama untuk mengubah papan skor. Empat menit kemudian giliran Timo Werner yang mencetak gol ketiga untuk Jerman. Ia sukses memanfaatkan umpan terobosan yang dikirim oleh Thomas Mueller.

Seakan sudah dapat membaca celah pertahanan Norwegia, skenario serupa juga terjadi di lima menit kemudian menjelang babak pertama berakhir. Timo Werner mencetak gol keduanya untuk Jerman dengan menanduk bola hasil umpan silang yang diberikan oleh Thomas Mueller yang sukses menggetarkan gawang Norwegia untuk keempat kalinya.

Meskipun sudah unggul empat gol di babak pertama, tidak membuat Jerman mengendurkan serangan. Mengingat, mereka jelas butuh kemenangan penting ini demi memuluskan jalan ke Piala Dunia 2018. Jerman pun semakin menjadi-jadi dalam melancarkan gelombang serangan ke lini pertahanan Norwegia di babak kedua. Hasilnya, tim arahan Joachim Loew sukses memperbesar jarak melalui sepakan Leon Goretzka lima menit setelah babak kedua dimulai. Gol ini tercipta dengan memanfaatkan umpan silang yang dikirim oleh Julian Draxler dari bagian sisi lapangan.

Der Panzer semakin di atas angin dan mendominasi permainan. Norwegia dibuat tidak berkutik dan kesulitan untuk menembus pertahanan Jerman yang pada pertandingan tersebut sangat disiplin. Menjelang akhir pertandingan, Jerman semakin gencar melancarkan serangannya. Unggul 5 gol tak lantas membuat para pemain Jerman puas. Anak-anak asuhan Joachim Loew semakin gencar melancarkan serangan ke lini pertahanan Norwegia.

Akhirnya, gelombang serangan Jerman membuahkan hasil di menit ke-79. Mereka sukses menambah derita Norwegia dengan kembali mencetak gol ke gawang mereka. Gol keenam ini sukses dilesakkan oleh Mario Gomez yang masuk dan bermain sebagai pemain pengganti.

Proses gol keenam ini terjadi diawali oleh Joshua Kimmich yang menyisir sisi kanan pertahanan Norwegia dan memberikan umpan lambung ke arah Mario Gomez. Dengan tandukan kepala, Gomez sukses menggetarkan jala lawan dan menutup pesta setengah lusin gol Jerman ke gawang Norwegia.

Pelatih Jerman, Joachim Loew, mengaku sangat puas dengan penampilan yang ditunjukkan oleh timnya dalam pertandingan tersebut. Jerman hanya butuh satu kemenangan lagi dipertandingan terakhir untuk mengamankan satu tiket ke ajang empat tahunan ini sekaligus menghindar dari kejaran Irlandia di posisi kedua.

Republik Irlandia Masih Bisa Jegal Jerman

Dengan tambahan tiga poin ini, posisi Jerman pun semakin mantap di pucuk klasemen grup sementara dengan mengumpulkan 24 poin hasil dari delapan pertandingan. Namun jika dilihat dari dua laga tersisa, ternyata posisi Der Panzer masih sangat mungkin untuk digeser oleh rival terdekat mereka, yakni Republik Irlandia.

Di papan klasemen sementara, Republik Irlandia hanya tertinggal 4 angka dari Jerman setelah mereka berhasil menang 2-0 saat berhadapan dengan Republik Ceko di saat bersamaan. Ini berarti Jerman harus memenangkan satu pertandingan lagi untuk mengamankan satu tiket ke Piala Dunia 2018 sekaligus menghindari kejaran Republik Irlandia.

Di satu sisi, Jerman juga harus mewaspadai ‘kutukan’ juara Piala Konfederasi yang memang menghantui tim-tim sebelumnya. Setelah mengangkat trofi Piala Konfederasi 2017 lalu, dikhawatirkan Jerman justru tampil tidak konsisten di putaran final Piala Dunia 2018. Seperti halnya Brasil, yang pada Piala Dunia edisi sebelumnya tumbang di babak semi final dari Jerman, dengan kekalahan telak 7-1 di depan publiknya sendiri. Namun, Jerman pernah mengatakan bahwa timnya ingin mematahkan ‘kutukan’ itu di Rusia tahun depan.