Acungan Jari Tengah Dele Alli di Kualifikasi Piala Dunia 2018

Pemain muda asal Inggris, Bamidele Jermaine Alli atau yang akrab disapa Dele Alli sempat dinilai sebagai aset berharga kedua dalam dunia sepakbola setelah Neymar oleh sebuah penelitian yang dilansir dari Mirror. Meski dinyatakan demikian, Dele Alli menanggapinya dengan mengaku bahwa ia perlu memperbaiki dirinya agar menjadi pemain sepakbola yang sempurna.

“Menurut saya, selalu ada ruang bagi setiap pemain untuk memperbaiki dirinya bahkan jika ia pemain terbaik dunia sekalipun. Saya kira seorang pemain terbaik dunia pun selalu berusaha mengerjakan sesuatu dan mengembangkan diri agar menjadi lebih baik. Bagi saya sendiri, masih banyak hal yang harus diperbaiki. Saya harus berusaha keras dan memastikan diri bahwa saya adalah pemain yang sempurna. Saat ini, saya merasa diri saya belum (sempurna),” kata Dele Alli seperti dikutip dari Mirror.

Insiden ‘Jari Tengah’ yang Membuat Penonton Bertanya-tanya

Pengakuan Dele Alli yang menyebutkan dirinya belum benar-benar sempurna itu tampaknya memang tidak mengada-ada. Apalagi setelah terjadi sebuah peristiwa yang sedikit aneh dan kemudian sedikit mencoreng namanya. Peristiwa itu terjadi ketika Alli membela timnas Inggris dalam pertandingan kedua jeda internasional dalam Kualifikasi Piala Dunia 2018 menghadapi Slowakia.

Pada pertandingan yang dilangsungkan Senin (4/9/2017) di Stadion Wembley, pemain andalan Tottenham Hotspur tersebut tertangkap kamera sedang mengacungkan jari tengah. Peristiwa ini terjadi pada menit ke-77.

Dugaan awal menyebutkan bahwa Dele Alli mengarahkan acungan jari tengahnya ke Clement Turpin selaku wasit yang memimpin pertandingan Inggris melawan Slowakia. Akan tetapi, dugaan itu coba dimentahkan oleh manajer Inggris, Gareth Southgate. Southgate mengklarifikasi peristiwa itu pada saat jumpa pers setelah pertandingan usai. Ia mengatakan bahwa saat itu Alli sedang bercanda dengan Kyle Walker.

“Dele sedang bercanda dengan Kyle Walker. Dele kemudian memberikan isyarat (acungan jari tengah) ke arah Kyle. Kedua pemain itu memang memiliki cara bercanda yang unik,” tutur Southgate seperti dikutip dari The Sun.

Adapun Dele Alli turut mengklarifikasi tindakannya sesuai apa yang diutarakan oleh Southgate melalui akun Twitternya. Ia juga meminta maaf jika tindakannya itu ternyata menjadi suatu pelanggaran

“Saya hanya ingin menjelaskan bahwa isyarat malam ini adalah bercandaan saya dengan teman baik saya, Kyle Walker! Saya meminta maaf atas pelanggaran yang ditimbulkan! Apapun itu, kami meraih kemenangan hebat malam ini,” tulis Dele Alli.

Meski begitu, Southgate tetap tidak dapat menyembunyikan sedikit kekecewaannya terhadap sikap Dele Alli meski pemain bersangkutan telah mengklarifikasi tindakannya. Bagi Southgate, tindakan itu telah mengurangi kinerja terbaiknya selama ini.

“Apapun yang dilakukannya, bagi saya dan terutama bagi kami (timnas Inggris), itu telah mengurangi kinerja terbaiknya sejak saya menjadi pelatih (Inggris). Pekerjaannya tanpa bola adalah berkelas, posisinya cerdas dan membingungkan lawan. Dia selalu tampil luar biasa di belakang pertahanan lawan. Ia selalu menjadi ancaman bagi tim lawan. Semoga kami segera membicarakan hal ini,” tambah Southgate seperti dikutip dari Daily Mail.

FIFA Menginvestigasi Insiden Dele Alli

Pada kenyatanya tindakan Dele Alli mengacungkan jari tengah itu akan tetap diselidiki oleh FIFA. Apabila benar jari tengahnya diarahkan kepada Turpin, maka Alli terancam hukuman larangan tiga kali bertanding dalam laga internasional berikutnya, yaitu pertandingan melawan Slovenia dan Lithuania dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa dan satu pertandingan di Piala Dunia 2018 jika Inggris berhasil lolos ke putaran final.

Adapun peluang Inggris untuk lolos ke putaran final Piala Dunia pertengahan tahun depan memang sangat besar. Saat ini Inggris memuncaki klasemen Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa. Inggris mengoleksi, unggul 5 poin dari Slowakia.

Dengan berbekal pemain-pemain muda potensial termasuk Dele Alli, seharusnya Gareth Southgate tidak akan kesulitan untuk mengantarkan skuat The Three Lions menuju Rusia tahun depan. Akan tetapi, Inggris selama ini memang selalu kesulitan ketika sudah bertanding di kompetisi sebenarnya. Padahal, tak jarang Inggris kerap tampil perkasa di sepanjang babak penyisihan atau kualifikasi. Menarik untuk dinantikan, bagaimana aksi Alli dkk. di Piala Dunia 2018 mendatang.